Sabtu, 07 Desember 2013

Perkembangan OS Android

Sejarah Perkembangan OS Android
 Android berasal dari bahasa Yunani, yaitu "andr" yang artinya "laki-laki", dan "eides" yang artinya "dari spesies; menyerupai". Dan dalam perkembangannya, Android menjadi nama sistem operasi ponsel yang di pilih oleh Google.

Pada tahun 2005 yang merupakan masa emas di mana Google berlimpah kekayaan. Agar tidak mubazir, Google kemudian membelanjakan uangnya dengan membeli perusahaan-perusahaan yang sedang berkembang. Salah satunya adalah dengan membeli sebuah perusahaan kecil yang bernama Android Inc, yang didirikan oleh Andy Rubin (yang sekarang menjabat sebagai direktur Google Mobile Platform). Perusahaan ini bergerak di bidang Aplikasi ponsel. Google menyadari, Andy Rubin yang berkutat di Android adalah orang yang paling mengerti tentang Android, olehnya itu ia dipercaya untuk tetap memimpin perusahan tersebut. Saat itu digelar meeting, untuk mendengarkan visi dan misi dari Android yang dibawakan oleh Andy Rubin. Dalam meeting tersebut hadir VP Engineering Google, Vic Gundotra. Ketika meeting baru mulai dan Andy siap memaparkan apa itu Android, Vic langsung menyela dengan pertanyaan :
"Andy, apa dunia ini benar masih butuh Mobile Operating System yang lain?"
Usaha Google adalah di mesin pencari dan iklan, dan mesin pencari Google sudah ada disetiap Smartphone. Saat ini di dunia sudah ada banyak Operating System, ada Windows Mobile, Blackberry, Symbian, dan ada rajanya Smartphone, Apple dengan iPhone or iOS-nya, belum lagi Operating System kecil lainnya. Andy menjelaskan demikian, ada 2 point utama kenapa Android harus dibuat.
Point Pertama
Saat ini kita sedang kritis, dan butuh sebuah Operating System yang free dan terbuka (open source) supaya setiap developer bisa dengan bebas berinovasi di setiap level di dalamnya. Dengan cara ini para pembuat handset atau vendor bisa membuat handset sesuai keinginannya, boleh layar 2", 3" atau 4". Boleh pakai keyboard, boleh tidak, boleh ada kamera depan atau tidak. Dan nanti semua operator bisa ikut bergabung bersama sesuai kemampuan mereka, boleh 2G, 3G, 4G, LTE, Wimax, boleh CDMA boleh GSM dan lain sebagainya. Akhirnya nanti adalah konsumen yang diuntungkan, mereka bisa menentukan sendiri handset Smartphone Android mana yang terbaik menurut mereka, sesuai kebutuhan, kemampuan dan operator yang menjadi pilihan mereka.
Point Kedua
Karena kini Google adalah raksasa IT, Google punya kemampuan. Kalau Google diam saja, maka dunia akan menghadapi Draconian Future (Draconian Future mengacu kepada jaman Yunani ketika seorang bernama Draco menjadi pengatur hukum di sana, dimana pelanggaran kecil saja mendapat hukuman yang berat) masa depan yang "sulit" dimana nanti di depan hanya akan ada : 1 Orang 1 Perusahaan 1 Operating System dan 1 Operator saja yang bisa jadi pilihan konsumen.

Rumor bahwa Google akan membuat ponsel pun kemudian berkembang hingga ke pabrik-pabrik ponsel. Isu ini bahkan diangkat oleh BBC dan The Wall Street Journal. Mereka percaya bahwa Google sedang mempersiapkan sebuah ponsel dimana terintegrasi oleh layanan-layanan Google, seperti Google Map dan Gmail di dalamnya.Perkembangan OS Android

Tidak ada komentar:

Posting Komentar